Tampilkan postingan dengan label penutupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penutupan. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juni 24, 2009

WAKIL PRESIDEN HM. JUSUF KALLA MENUTUP KONGRES IPNU DAN IPPNU

Bupati Brebes H. Indra Kusuma, S.Sos

Menerima Kunjungan Wapres Jusuf Kalla


Wapres Jusuf Kalla Menutup 

Kongres IPNU dan IPPNU di Ponpes Al Hikmah 2 Benda Sirampog

Brebes - Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla, Selasa kemarin / lalu, secara resmi menutup rangkaian Kongres IPNU dan IPPNU di Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda Kecamatan Sirampog. Kunjungan Wapres diterima langsung pengasuh Ponpes, KH. Masruri Abdul Mugni yang juga Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah.
Dalam sambutan penutupan dihadapan sekitar 2.500 peserta Kongres, Jusuf Kalla berpesan agar pelajar NU terus meningkatkan kualitas pendidikan dan ilmu pengetahuan. Menurut JK, peningkatan ilmu bagi generasi muda sangat penting demi peningkatan kemandirian bangsa. Itu hanya bisa dilakukan generasi penerus yang berilmu dan berpendidikan.
Wapres menambahkan, generasi muda yang berilmu merupakan pondasi bagi pembangunan dan kemajuan bangsa. Untuk meningkatkan teknologi membutuhkan pendidikan yang berkualitas. Untuk pendidikan yang berkualitas dibutuhkan anak – anak generasi yang berkualitas.
Kehadiran Jusuf Kalla disambut oleh ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, M. Adnan, MA, Pengasuh Ponpes Al Hikmah 2 Benda, KH, Masruri Abdul Mugni. Jajaran MUSPIDA Brebes diantaranya Bupati Brebes H. Indra Kusuma, S.Sos, Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiyantoro, SH, Msi, Ketua DPRD Brebes H. Nasrudin, juga Kapolres Brebes AKBP. Firli, Msi dan undangan lainya. ( Ag )



Senin, Juni 22, 2009

PENUTUPAN TMMD Ds. RUNGKANG KECAMATAN LOSARI


Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiyantoro, SH, MSi
menutup kegitaatan TMMD Sengkuyung I, desa Rungkang Kecamatan Losari.


Brebes - Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiyantoro, SH, Msi menutup secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2009 di desa Rungkang Kecamatan Losari. Hadir pada acara tersebut Jajaran MUSPIDA Kabupaten Brebes, Asisten II Setda, Kepala SKPD, Camat Losari, dan tokoh masyarakat desa setempat. Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I diikuti kesatuan dari Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Pelajar dan Pemuda desa Rungkang.
Wakil Bupati Brebes selaku Inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo dalam sambutanya mengatakan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Kodam IV / Diponegoro, atas karya bhaktinya dengan melalui pelaksanaan kegiatan TMMD yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kepada masyarakat yang telah mengikuti ngengkuyung kegiatan TMMD Reguler 82 tahap I Kabupaten Brebes, Gubernur Jateng mengucapkan penghargaan yang tulus, disertai harapan agar contoh yang telah ditunjukan dalam TMMD dapat ditindaklanjuti dan dikembangkan secara mandiri dalam membangun kehidupan.
Lebih lanjut Gubernur Jawa Tengah mengatakan kegiatan TMMD Reguler 82 tahap I di Kabupaten Brebse yang berlokasi di Desa Rungkang Kecamatan Losari telah menunjukan kekompakan dan sinergis yang baik antara pemerintah, Pemerintah Daerah, TNI / Polri dan Masyarakat, dalam tekad serta semangat yang sama yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Hal ini sejalan dengan gerakan “ BALI NDESO MBANGUN DESO ‘ Sebagai gerakan moral untuk memberdayakan pembangunan desa yang memang harus disengkuyung oleh semua pihak.
Selanjutnya Wakil Bupati Brebes, menutup kegiatan TMMD dengan ditandai pemukulan kentongan. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada anggota Linmas desa Rungkang, bantuan kepada masjid, bantuan kepada tim penggerak PKK desa Rungkang dan Bazar. Mengakhiri kegiatan penutupan TMMD, Wakil Bupati Brebes melakukan peresmian jalan hasil kegitan dengan ditandai pengguntingan bunga. ( Ag )

Kamis, Mei 28, 2009

PENUTUPAN KKN MAHASISWA STIT BREBES

Brebes - Kepala Sekertariat Bappeda Brebes, Dra. Tri Wulan mewakili Bupati Brebes menutup kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Kabupaten Brebes kamis tadi di Pendopo Brebes. Hadir pada acara tersebut SKPD Kabupaten Brebes, Dewan pendidikan, Dosen serta Mahasiswa STIT Brebes.


Bupati Brebes dalam sambutan yang dibacakan Kepala Sekertariat Bappeda Brebes mengatakan bahwa kuliah kerja nyata ini bukan hanya merupakan ajang mengaplikasikan berbagai teori kampus di tengah kondisi dan kebutuhan riil masyarakat namun juga memberi manfaat bagi masyarakat sasaran. Masyarakat pun tidak sekedar mendapat tambahan pengetahuan, tetapi turut pula merasakan sumbangan pemikiran dan kerja nyata dalam rangka mensukseskan pembangunan di daerah Brebes. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung yaitu, ” Dengan kkn kita tingkatkan pemberdayaan masyarakat brebes dalam rangka meningkatkan kerukunan untuk pembangunan”. Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten dan warga masyarakat Brebes, menyampaikan terimakasih atas sumbangsih peserta KKN serta kerja sama yang baik dari pihak STIT, teriring harapan kerja sama yang saling menguntungkan semacam ini, dapat diteruskan dan ditingkatkan di masa mendatang.


Lebih lanjut Bupati menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN di Kabupaten Brebes, terdapat berbagai kekurangnyamanan. Hal ini tentu tak lepas dari keterbatasan masyarakat Kabupaten Brebes sebagai manusia dengan segala kondisi yang nyata. Adapun Pemerintah Kabupaten Brebes sendiri sedang terus mengupayakan pembenahan diri dan fasilitas untuk mengangkat derajat kehidupan dan kesejahteraan masyarakatnya.


Pada akhir sambutanya Bupati Brebes berharap agar mahasiswa STIT setelah lulus kuliah nanti dapat kembali ke tengah masyarakat, untuk mengabdi dan membangun daerah menuju masa depan yang lebih baik lagi dan agar ilmu di bangku kuliah yang telah diterapkan selama KKN menjadi ilmu yang bermanfat dan barokah.


Ketua pelaksana KKN STIT Brebes Drs. Subur M.ag mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Brebes dan masyarakt tempat KKN yang telah memfasilitasi dan mendukung KKN Mahasiswa STIT Brebes di tiga Kecamatan yaitu Losari, Tanjung dan Paguyangan selama 40 hari. Subur berharap agar kegiatan KKN ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan Peserta KKN. ( Ag )