Tampilkan postingan dengan label BKD Brebes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BKD Brebes. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juli 22, 2009

KEJAKSAAN NEGERI BREBES PERINGATI HARI BHAKTI ADHYAKSA KE 49.

Kejaksaan Negeri Brebes pagi tadi /kemarin memperingati Hari Adhyaksa ke 49 dan HUT ke 9 Adhyaksa Dharma Karini berupa upacara di halaman Kantor Kejaksaan Negeri, selaku Inspektur upacara Kajari Brebes Nunuk Sugiyarti SH dalam kesempatan itu Kajari membacakan sambutan Jaksa Agung RI Hendarman Supanji SH yang intinya mengajak kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri siap menyongsong reformasi Kejaksaan menuju terwujudnya aparat kejaksaan yang professional dan memiliki integritas moral yang tangguh.
Setelah upacara dilanjutkan ziarah ke taman makam pahlawan Kusuma tama Brebes yang dipimpin langsung Kajari Brebes ditandai penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur di medan juang dilanjutkan tabur bunga diikuti para Kasi dijajaran Kejaksaan Negeri Brebes beserta staf dan ibu-ibu Dharma Karini .
Sebagaimana dilaporkan Ketua Dharma Karini Kurnia Ekawati Eman Sulaeman kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 49 dan HUT ke 9 Dharma Karini berupa Tasyakuran ,anjangsana ke panti Asuhan Muslimat, anjangsana ke Purnaja ,lomba anak2, jalan sehat, lomba tennis meja serta lomba wiro kain.

Rabu, Juli 15, 2009

PEMBINAAN ADMINISTRASI ORGANISASI DHARMA WANITA PERSATUAN KABUPATEN BREBES.

Brebes - Pembinaan yang gelar oleh Dharma Wanita persatuan Kabupaten Brebes pagi tadi bertempat di Ruang OR setda Kabupaten Brebes, kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 10 hari mulai tanggal 14 juli sampai dengan 30 juli 2009. sebagaimana disampaikan ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Brebes Hj. Alifah Kaspuri Rosyadi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tertib administrasi Dharma Wanita Persatuan yang ada di unsure SKPD.

Pada hari ini / kemarin unsure yang dibina adalah dari setda Kabupaten brebes, BKD, Dishubkominfo, Disdukpil, Dinsos TK dan Trans, Lapas. Dari keseluruhan untuk SKPD yang berjumlah 36 unsur dikelompokan menjadi 6 kelompok disekitar SKPD terdekat. Sedangkan untuk kecamatan dibagi menjadi empat kelompok sehingga kesemuanya berjumlah 40 kelompok.

Adapun yang dibina meliputi biodang social budaya, ekonomi, pendidikan, kesekretariatan, bendahara/ keuangan. Kegiatan ini di laksanakan atas kemauan dari Dharmawanita persatuan Kabupaten Brebes sendiri yang didukung oleh unsure SKPD yang ada di Kabupaten Brebes untuk memajukan Dharmawanita.

Lebih lanjut dikatakan kegiatan ini juga untuk memberi semangat kepada unsur DW-P SKPD agar lebih giat atau lebih baik lagi kemasa yang akan datang.

Sebagaimana disampaikan oleh Ketua DW-P Setda Ny. Heru Pratisto disamping pembinaan kegiatan ini juga menjalin hubungan silaturahim antara sesama anggota DW-P dan bisa memperpanjang umur, menambah rejeki dengan adanya silaturahim , yang lebih penting lagi dengan kegiatan ini bisa membuat anggota lebih pandai dan tahu segala hal tentang informasi dan pengetahuan masalah Rumah tangga, karena masyarakat lingkungan sekitar kita mereka menganggap ibu-ibu DW-P serba bisa segala hal dan serba tau .dan ini lah yang membuat kita harus terus belajar semaksimal mungkin disamping untuk kepentingan keluarga kita sendiri. ( Bam's )

Senin, Juli 13, 2009

PENERIMAAN MAHASISWA KKN UNSOED.


Penerimaan KKN mahasiswa UNSOED.

Pemerintah Kabupaten Breebs menerimaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa UNSOED Purwokerto Senin pagi tadi / kemarin di BAPPEDA Kabupaten Brebes.

Kepala Bidang Statistik pengendalian dan evaluasi Bappeda Brebes Ir. Titi Yuliati, MSi yang membacakan sambutan Bupati Brebes H. Indra Kusuma, S.Sos mengucapkan selamat datang dikabupaten Brebes, kepada ketua beserta seluruh rombongan mahasiswa dari Unsoed Purwokerto , dan terima kasih atas atensinya sehingga kembali memilih wilayah Kabupaten Brebes menjadi lokasi pelaksanaan KKN PBA tahun 2009.

Lebih lanjut dikatakan Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen kuat untuk Membangun dan memberdayakan masyarakat secara optimal, termasuk melalui pembangunan pada sektor pendidikan, yang diawali dengan pemberantasan buta aksara. Hal ini berangkat dari kesadaran bahwa kemampuan baca dan tulis adalah pintu menuju penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sedangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu jalan menuju kemakmuran dan kesejahteraan.

Sebagai hasil kerja keras selama ini, pada bulan juni tahun 2008 lalu pemerintah kabupaten brebes telah mendeklarasikan tuntas buta aksara, yang mengindikasikan 95 persen dari jumlah penduduknya telah melek aksara. Meski demikian, masih diperlukan tindak lanjut agar dapat Menuju tahap selanjutnya.

Bupati juga menaruh harapan besar pada pelaksanaan KKN kali ini, tentunya berangkat dari dasar pemikiran bahwa para mahasiswa dan dunia perguruan tinggi adalah merupakan masyarakat ilmiah yang akan memberikan berbagai konsep dan teori yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat. Karenanya, saya harapkan adik – adik peserta KKN dapat membantu pelaksanaan program tindak lanjut penuntasan buta aksara tahap berikutnya, serta berbagai program lain yang disesuaikan kebutuhan lokal masyarakat.

Hal ini tentu merupakan manifestasi penerapan tri dharma perguruan tinggi yang mengedepankan pendidikan, Penelitian serta pengabdian pada masyarakat, sebagaimana ditegaskan pada pasal 20 undang – undang republik indonesia nomor 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional.

Mewakili Dekan UNSOED Purwokerto Drs. Kusbiyanto, MSi mengatakan jumlah mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Propesi di wilayah Kabupaten Brebes adalah 410 orang yang berasal dari 8 fakultas,mahasiswa juga di dampingi oleh 17 dosen Pembimbing lapangan,natinya peserta akan dibagi ke 57 desa dari empat Kecamatan yang berada di Kabupaten Brebes.

Lebih lanjut juga dikatakan kegiatan KKN kali ini memfokuskan pada Pemberantasan Buta Aksara (PBA), dengan harapan tidak lagi ada masyarakat di kabupaten Brebes yang tidak bisa melaksanakan baca tulis.mahasiswa akan melaksanakan program programnya yang nantinya dengan berbagai cara mahasiswa memberikan pembelajaran kepada masyarakat yang belum bisa baca tulis namun demikian diharapkan jangan ada yang saling menggurui atau digurui mengingat sasaran dari kegiatan mahasiswa bukan hanya anak anak namun dewasa dan orang tua juga termasuk didalamnya.(Mya)



Kamis, Juli 02, 2009

RSU BUMIAYU SEGERA DIBANGUN


RSU Bumiayu Segera dibangun ditandai dengan peletakan batu pertama

oleh Bupati Brebes H. Indra Kusuma dan Wakil Bupati Brebes.

Brebes - Pembangunan tahap pertama Rumah Sakit Umum Bumiayu secara resmi ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi proyek oleh Bupati Brebes Indra Kusuma SSos didampingi Wakil Bupati Agung Widyantoro SH MSi. Turut hadir untuk menyeksikan pelatakan batu pertama bagi proyek dengan nilai total Rp 65 milyar tersebut, Asisten I Sekda Brebes Drs HM Supriyono, Kepala Dinas Kesehatan dr Laode Budino MPH, Kepala Dishubkominfo, Komisi B DPRD Kabupaten Brebes beserta jajaran kepala dinas lainnya.
Kepala dinas Kesehatan dr Laode Budiono MPH dalam sambutannya mengatakan proyek pembangunan RSU Bumiayu ini telah ditunggu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Menggarisbawahi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi kalangan kurang mampu melalui Askeskin, di mana selama ini untuk mendapaatkan pelayanan tertentu mereka terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain di wilayah Banyumas," jelasnya.
Menurutnya, pembangunan rumah sakit secara keseluruhan akan dilakukan dalam empat tahapan pelaksanaan. Dimana dalam setiap tahapannya akan dilakukan pemenuhan sarana penunjang. "Tahap pertama kali ini berupa pembangunan fisik gedung dua lantai yang akan dipergunakan sebagai instalasi rawat inap, untuk selanjutnya pengadaan sarana pendukung seperti dokter spesialis dan poliklinik akan dilakukan secara bertahap," ungkapnya.
Sesuai dengan ketentuan, dimana ke depannya RSU Bumiayu masuk kedalam tipe C, maka diperlukan pemenuhan syarat yakni pengadaan dokter spesialis. Untuk itu menurut Laode, akan dilakukan pemenuhan terhadap sumber daya tenaga dokter spesialis. "Kita saat ini tengah berupaya untuk memenuhinya, empat dokter spesialis yang diperlukan diantaranya spesialis bedah, penyakit dalam, kandungan dan spesialis penyakit anak.
Pembangunan tahap pertama RSU Bumiayu menelan anggaran sebesar Rp 5.508 milyar yang akan digunakan untuk pembangunan gedung dua lantai dengan 21 kamar rawat inap. Pengerjaannya sendiri dilaksanakan PT Prakawija Delaganda Semarang.
Bupati Brebes Indra Kusuma menyambut baik dengan dimulainya kegiatan pembangunan RSU Bumiayu ini. Dikatakan, pembangunan RSU Bumiayu merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkab dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. "Diharapkan dengan pembangunan RSU ini maka masyarakat akan mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Pemkab sendiri akan senantiasa terus berupaya mewujudkan pembangunan RSU tersebut.

Rabu, Juni 24, 2009

WAKIL PRESIDEN HM. JUSUF KALLA MENUTUP KONGRES IPNU DAN IPPNU

Bupati Brebes H. Indra Kusuma, S.Sos

Menerima Kunjungan Wapres Jusuf Kalla


Wapres Jusuf Kalla Menutup 

Kongres IPNU dan IPPNU di Ponpes Al Hikmah 2 Benda Sirampog

Brebes - Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla, Selasa kemarin / lalu, secara resmi menutup rangkaian Kongres IPNU dan IPPNU di Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda Kecamatan Sirampog. Kunjungan Wapres diterima langsung pengasuh Ponpes, KH. Masruri Abdul Mugni yang juga Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah.
Dalam sambutan penutupan dihadapan sekitar 2.500 peserta Kongres, Jusuf Kalla berpesan agar pelajar NU terus meningkatkan kualitas pendidikan dan ilmu pengetahuan. Menurut JK, peningkatan ilmu bagi generasi muda sangat penting demi peningkatan kemandirian bangsa. Itu hanya bisa dilakukan generasi penerus yang berilmu dan berpendidikan.
Wapres menambahkan, generasi muda yang berilmu merupakan pondasi bagi pembangunan dan kemajuan bangsa. Untuk meningkatkan teknologi membutuhkan pendidikan yang berkualitas. Untuk pendidikan yang berkualitas dibutuhkan anak – anak generasi yang berkualitas.
Kehadiran Jusuf Kalla disambut oleh ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, M. Adnan, MA, Pengasuh Ponpes Al Hikmah 2 Benda, KH, Masruri Abdul Mugni. Jajaran MUSPIDA Brebes diantaranya Bupati Brebes H. Indra Kusuma, S.Sos, Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiyantoro, SH, Msi, Ketua DPRD Brebes H. Nasrudin, juga Kapolres Brebes AKBP. Firli, Msi dan undangan lainya. ( Ag )



Senin, Juni 22, 2009

PENUTUPAN TMMD Ds. RUNGKANG KECAMATAN LOSARI


Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiyantoro, SH, MSi
menutup kegitaatan TMMD Sengkuyung I, desa Rungkang Kecamatan Losari.


Brebes - Wakil Bupati Brebes H. Agung Widiyantoro, SH, Msi menutup secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2009 di desa Rungkang Kecamatan Losari. Hadir pada acara tersebut Jajaran MUSPIDA Kabupaten Brebes, Asisten II Setda, Kepala SKPD, Camat Losari, dan tokoh masyarakat desa setempat. Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I diikuti kesatuan dari Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Pelajar dan Pemuda desa Rungkang.
Wakil Bupati Brebes selaku Inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo dalam sambutanya mengatakan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Kodam IV / Diponegoro, atas karya bhaktinya dengan melalui pelaksanaan kegiatan TMMD yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kepada masyarakat yang telah mengikuti ngengkuyung kegiatan TMMD Reguler 82 tahap I Kabupaten Brebes, Gubernur Jateng mengucapkan penghargaan yang tulus, disertai harapan agar contoh yang telah ditunjukan dalam TMMD dapat ditindaklanjuti dan dikembangkan secara mandiri dalam membangun kehidupan.
Lebih lanjut Gubernur Jawa Tengah mengatakan kegiatan TMMD Reguler 82 tahap I di Kabupaten Brebse yang berlokasi di Desa Rungkang Kecamatan Losari telah menunjukan kekompakan dan sinergis yang baik antara pemerintah, Pemerintah Daerah, TNI / Polri dan Masyarakat, dalam tekad serta semangat yang sama yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Hal ini sejalan dengan gerakan “ BALI NDESO MBANGUN DESO ‘ Sebagai gerakan moral untuk memberdayakan pembangunan desa yang memang harus disengkuyung oleh semua pihak.
Selanjutnya Wakil Bupati Brebes, menutup kegiatan TMMD dengan ditandai pemukulan kentongan. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada anggota Linmas desa Rungkang, bantuan kepada masjid, bantuan kepada tim penggerak PKK desa Rungkang dan Bazar. Mengakhiri kegiatan penutupan TMMD, Wakil Bupati Brebes melakukan peresmian jalan hasil kegitan dengan ditandai pengguntingan bunga. ( Ag )

Kamis, Juni 18, 2009

SK OH SK.....

BREBES - Department of Public Relations and Protocol of Brebes Regional Secretariat, have time to take some momen at one blow expression from honorarium staff and also from public applicant formation which is being accept SK CPNS. All photo that we took are in place delivery SK that is in BKD Area. Congratulation and enjoy, SK oh SK.......











Stand In Line
- Some of employee waiting for his turn to take SK.














Beautifull Focus -
Look at this photo focus, it's beautifull and so full of story.











Daze Expression -
Look at their expression, some employee from public applicant is looking so daze.


























Victory Sign
- Huraaaa.........

Rabu, Juni 17, 2009

571 ORANG CPNS FORMASI TAHUN 2008 TERIMA SK CPNS


Penyerahan SK-CPNS di BKD Brebes

Brebes - Sejumlah 571 orang CPNS Formasi tahun 2008, Rabu tadi terima SK CPNS. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Brebes Wisnu Broto, SH, MH, mengatakan jumlah CPNS Formasi tahun 2008 dari tenaga honorer dilingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes sebanyak 247 orang. Dari usulan penetapan NIP sebanyak 247 orang tesebut, sampai dengan bulan april 2009 yang telah mendapatkan NIP sebanyak 236 orang, dengan perincian tanaga administrasi sebanyak 85 orang dan tenaga strategis 151 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 11 orang sampai saat ini masih dalam proses penyelesaian di kantor Regional I BKN Yogyakarta.

Lebih lanjut dikatakan jumlah CPNS dari pelamar umum formasi tahun 2008 sebanyak 345 orang. Dari usulan tersebut sampai bulan april 2009 yang telah mendapatkan NIP sebanyak 335 orang, dengan perincian tenaga kependidikan 227 orang,tenaga kesehatan 72 orang dan tenaga teknis lain sebanyak 36 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 10 orang sampai saat ini masih dalam proses penyelesean di kantor Regional I BKN Yogyakarta.

Untuk perincian berdasarkan golongan Tenaga Honorer golongan I sebanyak 59 orang, golongan II sebanyak 150 orang dan golongan III sebanyak 27 orang. Sedangkan pelamar umum, untuk golongan II sebanyak 170 orang dan golongan III sebanyak 165 orang. ( Ag )