Tampilkan postingan dengan label tahun 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun 2009. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 16, 2009

PENDAFTARAN SINOK SITONG GRATIS


Pemilihan sinok sitong tahun 2008 lalu

BREBES - Pemilihan Duta Wisata Sinok Sitong Kabupaten Brebes tahun 2009 sudah dimulai sejak 15 Mei hingga 20 Juli mendatang. Pendaftaran lomba ini tidak dipungut biaya, berbeda dengan tahun sebelumnya yang pendaftarannya dipungut biaya Rp 100 ribu untuk satu pasangan Sinok Sitong.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Drs Kustoro MM didampingi Kabid Pariwisata Supriyono SPd mengatakan penyelenggaran Sinok Sitong tahun ini tidak berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya, hanya biaya pendaftarannya yang gratis. Sampai saat ini, menurutnya sudah ada 20 pasang Sinok Sitong yang menyatakan siap untuk mendaftar. Selain itu, dari dinas dan instansi dan kecamatan di lingkungan Pemkab Brebes juga dihimbau untuk mengirimkan wakilnya.

Grand finalnya nanti akan digelar pada 25 Juli 2009, namun sebelumnya mereka wajib mengikuti karantina dan seleksi sebelum masuk grand final.

Supriyono menambahkan, karena pemilihan Sinok Sitong ini bagian dari pemilihan Duta Wisata Jawa Tengah, maka dalam penampilan dan penjurian di grand final mengacu pada gaya Jawa Tengah, yakni bergaya keratonan. Namun demikian, tidak membuang nilai - nilai lokal Brebesan. Materinya antara lain kepariwisataan, ngadi saliro dan ngadi busono, etika dan tata krama serta fashion show.

Diakui, pemilihan Sinok Sitong Kabupaten Brebes masih minim dari peserta di tingkat mahasiswa. karena selama ini kebanyakan yang mengikuti berasal dari SMA. Sehingga ketika tampil di tingkat Jawa Tengah secara pendidikan sudah kalah, karena di tingkat Jawa Tengah kebanyakan mereka yang sudah menjadi mahasiswa dan sarjana. Karenanya, pihaknya pun akan melakukan sosialisasi ke sejumlah perguruan tinggi, yang terdapat mahasiswa asal Kabupaten Brebes.Pihaknya telah mensosialisasikan ke beberapa universitas dan hunting untuk menggaet peserta mahasiswa. ( Ag )

Senin, Juni 15, 2009

BNK GELAR SIDAK / RAZIA NARKOBA KE SEJUMLAH SEKOLAH


Dalam rangka HANI tahun 2009
BNK Brebes bersama jajran terkait
merasia beberapa sekolah di Brebes


Brebes - Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional Badan Narkotika Kabupaten Brebes ( BNK ) Bekerjasama dengan Polres Brebes Senin Pagi tadi / kemarin melakukan sidak ke beberapa sekolah.


Kegiatan yang di selenggarakan dengan tujuan untuk menekan angka penggunaan Narkotik dan obat terlarang di kalangan Pelajar tersebut di lasanakan secara mendadak oleh Tim yang terdiri dari BNK, Polres, Kodim, Polisi Militer serta Satpol PP Kabupaten Brebes.


Sekolah yang menjadi sasaran sidak antara lain SMK Budi Utomo, SMA PGRI dan MAN Brebes. Dalam pemeriksaan para pelajar di haruskan mengeluarkan barang bawaannya yang berada di dalam tas maupun saku serta dompet masing – masing. Dari ketiga sekolah yang dikunjungi tersebut Tim menyatakan tidak menemuka Barang yang di indikasikan mengandung Narkoba.


Kepala Sekertariat BNK Brebes Urip Rosidik, SIP, mengatakan kegiatan Sidak Ke Sekolah merupakan rangkaian dari kegiatan BNK dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Nasional, yang memang sebelumnya BNK telah melakukan Sidak keberbagai tempat diantaranya Penginapan, Objek Wisata, serta Tempat umum lainya.


Lebih lanjut dikatakan pihaknya juga masih akan terus melakukan Inspeksi mendadak ke berbagai tempat hingga peredaran barang terlarang bisa ditekan dan tidak menjadi Tren dikalangan Masyarakat Brebes umumnya dan generasi muda serta Pelajar pada Khususnya.


Selain itu dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional, BNK Brebes juga mengadakan beberapa kegiatan diantaranya Lomba melukis Poster Narkoba yang akan diselenggarakan 18 Juni 2009, Jalan Sehat 23 Juni 2009, dan puncak Upacara Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2009 tanggal 26 Juni 2009. ( MYa )

Rabu, Juni 10, 2009

PRODUKSI PANGAN DI KABUPATEN BREBES MASIH AMAN

Brebes - Produksi pangan untuk makanan pokok di Kabupaten Brebes diperkirakan akan terus mengalami surplus hingga akhir tahun. Hal tersebut ditandai dengan naiknya beberapa jenis hasil produksi seperti padi, jagung, bawang merah, cabai merah, ikan dan telur. Meskipun untuk hasil produksi gula dan daging masih dibawah kebutuhan, namun ketersediaan tersebut dapat dipasok dari luar daerah.

Pemkab Brebes yakin bahwa produksinya akan terus naik walaupun menghadapi musim kemarau. Kasi Ketahanan dan Kerawanan Pangan Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Kabupaten Brebes Nur Edy menjelaskan produksi padi hingga Maret mencapai surplus 89.722,88 ton dengan tingkat konsumsi 83,93 kg/kap/tahun untuk seluruh Jawa Tengah.


Adapun produksi tanaman pangan lainnya yang mengalami surplus diantaranya jagung dengan perimbangan 26.383,42 ton dengan konsumsi 16,51 kg/kap/tahun, bawang merah 40.905,70 ton dengan tingkat konsumsi 3,56 kg/kap/tahun, cabai merah 1.855,45 ton tingkat konsumsi 3,47 kg/kap/tahun, ikan 2.704,13 ton tingkat konsumsi 10,18 kg/kap/tahun dan telur 2.461,65 ton 3,92 kg/kap/tahuh.


Lebih lanjut dikatakan kebutuhan lain yang mengalami produksi minim terbesar ialah ubi kayu dengan minus 23.803,68 dengan tingkat konsumsi 56,30 kg/kap/tahun. Kebutuhan tersebut dikonversikan antara lain untuk bahan baku pembuatan biskuit dan roti sebesar 85 persen.


Nur Edi menuturkan banyak dari petani yang menjual hasil produksinya ke daerah lain. hal ini dikarenakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Karena Sebagian besar petani di Kabupaten Brebes hanya sebagai buruh tani dan bagi pemilik tanah hanya menyewakan lahannya kepada orang lain. ( MYa )

Selasa, Juni 09, 2009

LOMBA RANCANG BUSANA DAN DESAIN MOTIF BATIK BREBESAN TAHUN 2009

Brebes - Dalam upaya menggali serta mengembangkan kreativitas di bidang seni budaya khususnya bidang seni modeling, Dewan kerajinan nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Brebes bekerjasama dengan Dinas perindustrian dan perdagangan akan menyelenggarakan Lomba rancang busana dan lomba desain motif Batik Brebesan tahun 2009.


Lomba yang di buka untuk masyarakat Kabupaten Brebes tersebut diselenggarakan dengan ketentuan antara lain : peserta loma mendaftarkan secara langsung pada sekertariat lomba di Dekranasda, waktu pendaftaran sendiri dimulai pada tanggal 1 sampai dengan 30 Juni 2009. sedangkan tehnikal meeting sendiri akan di laksanakan 1 juli 2009 dan diharapkan semua yang sudah mendaftar hadir.


Kriteria busana yang dilombakan adalah Busana Muslim pesta pria dan wanita dewasa dengan model bebas tapi sopan dan busana rancangan paling lambat diserahkan pada tanggal 28 juli 2009. sedangkan pengambilan nomor undi,busana sekaligus geladi bersih akan dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2009 sehari sebelum pelaksanaan lomba yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 Agustus 2009, penilaian lomba yang meliputi Rancangan, Jahitan Keserasian Rancangan dan penampilan, sebagai penghargaan kepada juara lomba Rancang busana Tahun 2009 disediakan hadiah berupa Piagam penghargaan, Piala tetap, piala bergilir ketua Dekranasda Kabupaten Brebes serta Uang pembinaan.


Dikatakan juga khusus bagi 20 orang peserta pertama yang telah menyerahkan hasil rancanganya sekaligus dilampiri seketsa rancangannya akan diberikan bantuan untuk pengadaan bahan sebesar 150 ribu per orang.


Bagi masyarakat yang berniat untuk mengikuti lomba tersebut dapat menanyakan tentang ketentuan yang lain kepada panitia lomba rancang busana dan desain motif batik Brebesan Tahun 2009 di jalan Singosari Panotoyudo No.1 Brebes. ( Mya )

Kamis, Mei 28, 2009

EVALUASI TERNAK SAPI POTONG TINGKAT PROVINSI JATENG


Tim Penilai lomba Provinsi

saat mengevaluasi Kelompok Tani Ternak Sapi Potong

"Cikoneng Sejahtera" Ds. Malahayu Kec. Banjarharjo


Kelompok tani ternak sapi potong Cikoneng Sejahtera Ds. Malahayu Kecamatan Banjarharjo Rabu Kemarin / lalu dinilai oleh Tim Penilai lomba kelompok tani ternak tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2009.


Asisten II Setda Brebes Ir. Heru Pratisto mewakili Bupati Brebes mengucapkan selamat datang kepada Tim penilai Lomba sekaligus membacakan sambutan Bupati Brebes. Dalam sambutanya Bupati Brebes mengatakan bahwa Kabupaten Brebes sangatlah potensial untuk pengembangan usaha peternakan karena didukung tidak hanya sumber daya alamnya yang melimpah, namun juga sumber daya manusia yang ada. untuk itulah, demi mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Brebes yaitu ”perekonomian yang maju di dalam masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan”, maka pembangunan peternakan diarahkan untuk menghasilkan produk unggulan yang berdaya saing, baik di pasar domestik maupun internasional. bahkan, hingga saat ini potensi bidang peternakan di kabupaten brebes telah membawa kemajuan yang sangat berarti bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, selain itu juga telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional, yang tentunya makin mengharumkan nama Kabupaten Brebes.


Selanjutnya melalui upaya pembinaan yang dikuatkan dengan semangat tinggi dari masyarakat untuk terus maju dan berkembang, hasilnya dapat dilihat, antara lain, kabupaten brebes telah beberapa kali mendapat juara dalam lomba kelompok tani ternak sapi potong dan itik. dan yang lebih membanggakan di tahun 2008 lalu, Kabupaten Brebes mendapat dua kehormatan sekaligus yaitu mendapat juara pertama di tingkat provinsi untuk kelompok tani ternak itik ”mengkar sari” serta kelompok tani ternak sapi potong ”napak tilas’. keduanya, kini tengah dinilai di tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah.


Selanjutnya dalam akhir sambutanya Bupati Brebes berharap Kabupaten Brebes dapat memberikan dan tampil menjadi yang terbaik, bukan hanya demi menambah daftar prestasi, namun juga sebagai motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan perhatian dan pembangunan peternakan di kabupaten brebes demi terwujudnya pengembangan usaha ke arah agribisnis peternakan. untuk itu, kami juga mengharapkan pengarahan dari tim evaluasi sebagai bahan masukan kami untuk melakukan berbagai pembenahan dalam upaya pemberdayaan masyarakat, melalui pembangunan di bidang peternakan.


Menurut Ketua Kelompok Tani Ternak Sapi Potong Cikoneng sejahtera, Somadilah mengatakan bahwa kelompok tani ternak“ cikoneng sejahtera “ desa malahayu kecamatan Banjarharjo mulai dibentuk pada tanggal 20 pebruari 2006, dengan jumlah anggota sebanyak 28 orang. saat ini kelompok tersebut memiliki 353 ekor sapi, atau kurang lebih 26 persen dari total populasi ternak sapi potong di desa malahayu yang berjumlah 1.345 ekor dan telah mampu menerapkan usaha peternakan yang ramah lingkungan dengan mengembangkan digester biogas. Ini berarti telah ada upaya pengolahan limbah ternak sapi menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat yaitu digunakan sebagai pupuk kompos serta pemanfaatan biogasnya untuk keperluan memasak serta penerangan.


Setelah pembukaan acara, Tim Penilai yang ketuai Drh. Nugroho, meninjau Kandang ternak sapi potong dan mengevaluasi admistrasi kelompok tani tersebut. Setelah melakukan peninjauan Tim Penilai memberikan kesan dan pesan bahwa kelompok tani ternak sapi potong cikoneng sejahtera memang layak dperhitungkan karena memang dalam penilaian ini terlihat bahwa kelompok tersebut antar anggotanya selalu kompak dan benar – benar menggugah dan meningkat dunia peternakan bahwa peternakan dapat memberikan kesejahteraan bagi keluarganya.( Han )

Rabu, Mei 20, 2009

UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-101 TAHUN 2009.


Bupati Brebes H. Indra Kusuma, S.Sos,

Selaku Inspektur Upacara Harkitnas ke – 101 Tahun 2009



Brebes - Pemerintah Kabupaten Brebes melaksanakan Upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke 101 berlangsung di Stadion Karang Birahi Brebes hari Rabu pagi tadi / kemarin.


Sebagai Pambina Upacara pada kesempatan tersebut Bupati Brebes H. Indra Kusuma S,Sos dalam sambutannya mengatakan, sebagai sebuah tonggak perjalanan bangsa, peringatan Harkitnas harus terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualisasi sesuai dengan masanya, karena itulah tidak berlebihan jika momentum Harkitnas ini juga harus bisa berikan makna lebih, tidak hanya sebatas pada memperingatinya secara seremonial. Di tengah kondisi perekonomian saat ini, akibat dari krisis perekonomian global, rasanya pas untuk menyuarakan kembali dan mengaktualisasikan peringatan harkitnas ini menjadi sebuah pemicu dan modal untuk memajukan bangsa.


Kondisi ini tidak harus menjadikan kita terpuruk, melainkan bagaimana kondisi sekarang kita jadikan sebagai peluang di dalam membangun dan membesarkan bangsa. Inilah makna lain dalam kita memperingati Harkitnas tahun ini. Setelah seratus tahun lebih Kebangkitan Nasional disuarakan, persatuan dan kesatuan sudah terwujud dalam sebuah kemerdekaan, rasanya perlu kita memberikan makna lebih luas dan strategis lagi berkait dengan peringatan harkitnas, yakni kebangkitan untuk bisa membangun bangsa yang maju, demokratis,. adil dan sejahtera.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa terkait dengan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan, baik pelaksanaan pemilu legislatif yang telah dilaksanakan dengan kondisi yang amat kondusif, maupun pelaksanaan pemilu presiden mendatang, harus terus dapat dijaga. ucapan terima kasih juga disampaikan, kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk partai politik yang telah menghantarkan suksesnya pelaksanaan pemilu legislatif, 9 april 2009 lalu.


Hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Brebes, Muspida, SKPD dilingkuangan Pemerintah Kabupaten Brebes, Dharma Wanita, Persit Kartika Chandrakirana, Bhayangkari dan undangan lainnya.